Rabu, 19 Desember 2012

Inspirasi Warna Ruangan



Tema warna ruang tidak hanya dibangun oleh warna dinding. Warna isi ruang pun ikut berperan dan bisa dijadikan tema warna ruang. Anda boleh lega, karena ada banyak cara untuk mendapatkan inpirasi paduan warna. Tak perlu susah-susah belajar teori juga. Inspirasi-inspirasi ini bisa didapat dari sekeliling kita, kok.
Karpet
Kalau bingung mau memilih warna apa untuk dekorasi ruangan, coba lihat karpet yang Anda tempatkan di ruangan tersebut. Kalau kebetulan karpet Anda bermotif, perhatikan warna apa saja yang ada di sana. Kemudian pecah warna-warna tersebut dan aplikasikan di ruangan. Pilih warna dominan, untuk warna dinding. Sedangkan warna-warna lainnya bisa diaplikasikan untuk furnitur atau aksesori yang akan ditempatkan di ruangan tersebut.
Lukisan
Punya lukisan di ruangan? Kebetulan sekali. Lukisan juga bisa jadi sumber inspirasi padu padan warna. Sama seperti pada karpet. Pecahlah warna-warna yang ada pada lukisan, kemudian aplikasikan di seluruh ruangan. Mulai dari dinding, furnitur, hingga pernak-pernik terkecil sekalipun.
Warna Favorit
Cara ini bisa dibilang yang paling gampang. Supaya tampilannya tidak monoton dengan satu warna saja, seimbangkan dengan warna-warna netral, putih, krem, atau beige, misalnya. Punya lebih dari satu warna favorit? Boleh juga, tuh, dipadukan. Tapi perhatikan komposisinya, ya. Tetap pilih satu warna dominan, warna-warna lain bisa digunakan sebagai aksen, atau “penghidup” ruangan saja.
Pilih Tema Dekorasi
Pasti tidak sedikit dari Anda yang menyukai suasana pantai. Nah, suasana ini bisa jadi pilihan tema untuk warna ruangan. Coba bayangkan, warna apa saja yang ada di pantai? Misalnya warna cokelat pasir pantai (sand), biru laut, biru langit, awan putih, hijau daun kelapa, dan sebagainya. Terjemahkan warna-warna tadi, lalu aplikasikan di ruangan favorit.
Tidak hanya untuk pantai. Anda bisa menentukan tema dari mana saja. Dari taman rumah pun bisa, dengan “memindahkan” warna-warna bunga ke dalam ruangan. Atau bisa juga mendatangkan inspirasi dari tempat-tempat yang membangkitkan kenangan bahagia Anda dan keluarga.
Furnitur yang Jadi Focal Point
Di setiap ruangan pasti ada furnitur yang jadi focal point. Dari furnitur ini bisa timbul inspirasi juga. Misalnya, yang jadi focal point di ruang keluarga adalah sofa bermotif bunga. Caranya sama seperti pada karpet dan lukisan. Ambil warna-warna yang ada pada sofa untuk diaplikasikan pada ruangan.
Paduan Warna Klasik
Ada paduan warna yang dari dulu sampai sekarang masih banyak dipakai? Paduan warna itu sudah seperti pasangan tak terpisahkan. Hitam dan putih, biru dan kuning, hijau dan biru, merah dan cokelat, dan sebagainya. Dengan paduan warna ini, tidak ada yang namanya salah memadukan.
Supaya tidak membosankan karena warnanya itu-itu saja, boleh juga menggunakan warna lain sebagai aksen. Pilih warna yang sama sekali berbeda dari paduan warna yang dipilih, biar ada kesan shocking. Kesan demikian bisa membuat ruangan lebih segar dan hidup.

Tips: Menyiasati Keterbatasan Ruang Tamu



Ruang tamu merupakan penentu dan kesan pertama dari penilaian rumah secara keseluruhan. Jika ruang tamunya tidak terlihat rapi, maka penilaian orang akan langsung menganggap si penghuni rumah pun berkarakter seperti itu. Bagi Anda yang kebetulan tidak memiliki ruang tamu yang cukup luas, tak perlu berkecil hati. Untuk meraih ruang tamu yang nyaman, memang tak hanya membutuhkan kejelian, tapi juga siasat dan kecerdasan.


Furniture yang ramping
Hal pertama yang perlu dilakukan, adalah menentukan jenis furniture dan aksesoris yang akan digunakan. Cobalah pilih sofa, meja dan kursi yang berukuran sedang dengan disain yang tidak rumit (sederhana). Furniture yang simetris dan tak banyak ornamen, akan mengurangi kesan berlebihan. Bila perlu, carilah jenis furniture yang ramping dan mungil. Bisa juga menggunakan dua buah sofa dengan meja kaca trasparan, atau kursi-kursi kayu rotan yang berdesain ramping.

Komposisi warna yang sepadan
Kombinasikan cat dinding ruang tamu dengan aksesoris pendukung yang ada diruangan tersebut. Cari warna yang senada dengan jenis furniture. Memadupadankan komposisi ruangan, adalah salah satu cara untuk menambah suasana lebih indah. Perpaduan warna dan bahan material yang digunakan, kadang menambah ruang tamu terasa lebih hidup. Melalui keseragaman warna, diharapkan ruangan yang relatif sempit menjadi terkesan lega.

Lakukan permainan warna
Kesan lega juga bisa disiasati dengan melakukan permainan warna-warna lembut, seperti putih, krem, kuning gading, kuning lime dan turquoise. Warna-warna ini umumnya mudah dikombinasikan dengan berbagai jenis furniture. Agar dapat memberikan sentuhan visual yang lebih dinamis dan menarik, Anda bisa menambahkan warna-warna terang, seperti merah atau hijau lime.

Gunakan aksesoris kecil
Selain itu, aturlah aksesoris di ruang tamu yang tidak menghalangi lalu lintas dan aman bagi anak-anak. Jangan letakkan rak atau lemari-lemari besar dalam ruang tamu sempit Anda. Cukup gunakan aksesoris-aksesoris kecil yang sesuai dengan warna ruangan, bila ingin membuat ruang tamu mini menjadi lebih cantik.

Tips: Rumah Aman dan Nyaman di Musim Penghujan




Apa saja, sih, kiat agar rumah tetap aman dan nyaman di musim penghujan?

Menurut Ir. Edi Permana dari PT Arkorior, Jakarta, mempersiapkan rumah menghadapi musim hujan sudah harus dimulai sejak membentuk konsep rumah. Berikut saran Edi untuk bagian atap rumah.

1. Ibarat pepatah sedia payung sebelum hujan, persiapkan atap alias “payung” rumah kita sebelum musim hujan tiba. Sering-seringlah menengok ke atas atap, apakah ada genteng yang sudah perlu diganti atau merosot.

2. Untuk atap dari beton, asbes, atau sirap, cermati kemungkinan adanya retak rambut. Jika ada, beri kawat kasa dan waterproof. Utuk retak besar, harus dibobok dan diplester kembali.

3. Idealnya, pemeriksaan dilakukan minimal 2 - 3 bulan sekali. Sebab, retak rambut amat kecil dan tidak langsung menimbulkan kebocoran. Baru setelah3-4 kali hujan besar, atap bocor dan air yang merembes bisa membuat atap lapuk.

4. Daerah kerpusan (bubungan) atap juga butuh perhatian ekstra lantaran plester semen pada bagian tersebut kerap bocor. Prinsipnya, semakin dini diperbaiki, semakin murah biayanya. Plafon yang dibiarkan lembab gara-gara rembesan air, lama-lama bisa ambruk. Risikonya, biaya perbaikan lebih mahal.

5. Sedapat mungkin gunakan alumunium foil (1- 2 mili) sebagai pelapis antara plafon dan genteng. Selain mengurangi penyerapan panas, juga untuk menghindari tampias. Misalnya, jika ada ketidaksempurnaan dalam pemasangan genteng, alumunium berfungsi sebagai tameng bagi atap sehingga air akan turun ke plank dan tak masuk ke dalam rumah.”

6. Cermati segi elevasi (sudut kemiringan) materi genteng guna membentuk ketahanan terhadap hujan. Misalnya, genteng keramik membutuhkan elevasi lebih dari 30 derajat, sedangkan asbes butuh lebih dari 15 derajat. Jika tak diindahkan, air hujan tetap bisa masuk lewat genteng. mengatasinya, gunakan overstek (lidah atap) sepanjang 1,2 meter untuk melindungi lantai teras dan dinding dari tampias hujan angin.

7. Khusus untuk atap asbes, pemasangan baut atau paku pada asbes harus diperhatikan. Asbes tidak bisa direkatkan dengan paku biasa, karena jika dipalu mudah pecah. Asbes harus dibor dulu, dipasang paku yang dilapisi karet, lalu dipelingkut di area pakunya.

8. Untuk daerah tropis, materi yang paling pas adalah genteng keramik yang lebih liat menghadapi perubahan cuaca dan suhu.

Evolusi Arsitektur Nusantara



Dalam menghadapi krisis identitas arsitektur bangsa kita, pencarian jati diri ke-nusantara-an membutuhkan nalar yang menerawang masa purba, ketika orang mulai memikirkan untuk merekayasa elemen alam menjadi sebuah ‘tempat’. ‘Tempat’ paling purba untuk sebuah ‘ruang’ yang dibutuhkan agar dapat beristirahat sejenak dari kegiatan berbudi dan berdaya bagi sebuah perjalanan kehidupan. Contoh kasus yang digunakan dalam tulisan ini adalah karya masyarakat pulau Madura, khususnya pada wilayah yang terpencil dan sulit terjangkau sistem transportasi.

Gambar 1. Sebuah gubuk (di tambak garam) 

yang berevolusi menjadi bentuk lain (di tepi pantai terpencil) yang lebih besar dengan teknik pencerminan. Sebuah bentuk atap satu sisi yang berevolusi menjadi bentuk atap pelana.


Gambar 2. Sebuah gubuk beratap pelana 

ditambah teritis untuk memperluas ’ruang’, berevolusi menjadi rumah dengan memperbesar skala, menapakkan ke tanah dan menutupi dengan lebih banyak dinding.


Gambar 3. Sebuah rumah yang mengalami evolusi 

dengan lebih memperhatikan kualitas bahan dinding, berevolusi lagi dengan menambah teritis di sisi lainnya, dipercantik dengan ornamentasi pagar rumah (bukan pagar halaman)


Gambar 4. Pemikiran terhadap kualitas bahan yang lebih tahan cuaca

membuat bentuk atap pelana menjadi perisai, evolusi yang lebih tinggi menyentuhkan budaya manusia dengan ornamentasi dan warna


Setiap lokasi di muka bumi pasti memiliki spesifikasi tertentu, penyelesaian masalah desain arsitektur juga spesifik untuk setiap lokasi. Contoh di pulau madura adalah salah satu penyelesaian masalah desain arsitektur di daerah pesisir. Tentunya penyelesaian ini akan berbeda jika terjadi di daerah hutan datar, daerah pegunungan kering, daerah pegunungan subur, daerah di kaki gunung, daerah di lereng gunung, dan sebagainya. Sketsa berikut memperlihatkan evolusi serupa yang terjadi untuk arsitektur Jawa.

Gambar 5. Evolusi arsitektur Jawa, dari vernakular ke tradisional

Tentunya evolusi arsitektur yang terjadi di pulau Sumatra akan memiliki perbedaan. Begitu pula dengan kota medan, wilayah minang, wilayah sunda, pulau Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua, dan lain-lain. Semuanya memiliki ciri tersendiri yang perlu digali oleh putra-putra terbaik dari daerahnya. Arsitek-arsitek nusantara yang adiluhung membawa jiwa leluhur kita.

Sudah barang tentu pada saat ini ilmu teknik bangunan dan arsitektur demikian majunya. Berbagai filosofi, langgam, bahan, struktur dan konstruksi baru sudah demikian memusingkan arsitek nusantara masa kini. Tatanan dan aturan tradisional dengan berbagai keunikan cara dan penamaan elemen konstruksi merupakan tambahan permasalahan baru bagi arsitek masa kini yang ingin bereksplorasi dengan ke-nusantara-an. Justru kerumitan inilah yang membuat arsitektur nusantara semakin dijauhi karena memang sulit didekati.

Perlu formula baru yang dapat membuang segala kesulitan ilmu arsitektur ’import’ yang memusingkan. Perlu pemahaman baru agar order nusantara tetap dapat diterapkan dengan lebih sederhana dalam berarsitektur. Perlu semangat baru agar arsitektur nusantara dapat menjadi produk ’eksport’ yang membanggakan. Akhirnya memang perlu niat bersih dari arsitek nusantara untuk dapat bekerjasama dengan meminggirkan setiap ke’aku’an. [Tjahja Tribinuka ~ Dosen Jurusan Arsitektur ITS]

CONTOH DISAIN INTERIOR

DESAIN INTERIOR








Esensi dari Arsitektur

Esensi dari Arsitektur


Banyak orang salah menafsirkan mengenai apa itu arsitektur. Sebelum kita membahas lebih lanjut ada baiknya kita mengetahui arti kata arsitektur yaitu berasal dari bahasa Yunani yaitu Arche yang berarti asli, yang utama atau yang awal serta Tektoon yang berarti menunjukkan kepada sesuatu yang berdiri kokoh, tidak roboh dan stabil.




Dalam hal ini, saya akan merefer pendapat alah seorang sesepuh para Arsitek di Indonesia Yaitu Romo YB Mangunwijaya. Romo Mangun selain seorang Arsitek, juga sebagai seorang budayawan. Menurutnya Arsitektur itu adalah penciptaan suasana, perkawinan guna dan citra. Bukan dalam kemewahan bahan atau tehnologi yang tinggi serta letak harganya. Bahan-bahan yang sederhana justru lebih mampu mencerminkan refleksi keindahan. Guna berarti bahwa suatu karya arsitektur yang dihasilkan itu benar-benar berguna, efisien dan dapat dipakai dengan baik. Serta Citra yang berarti sesuatu yang berhubungan dengan budaya atau kebudayaan. Citra suatu karya Arsitektur itu berarti ekspresi dari rumah tersabut atau kesan yang ditimbulkan dari suatu karya Arsitektur yang terlepas dari fungsi 

Bidang Garapan Arsitektur menurut Y. B. Mangunwijaya meliputi : 
a.Ruang dan Gatra.
b.Garis dan Bidang. 
c.Bahan Material. 
d. Sarana tempat/lahan/lingkungan. 

Berarsitektur berarti berbahasa dengan Ruang dan gatra, dengan garis dan bidang, dengan material dan suasana tempat. Dalam berarsitektur, bukan hanya soal efisiensi-teknis dan fungsional saja, tetapi ada unsur lain yaitu harus adanya dimensi ‘ Budaya’ (Buku Wastu Citra Hal 7) 

Dengan Arsitektur kita mencoba mengolah unsure-unsur diatas dan berusaha menciptakan kesan serta suasana tertentu, yaitu dengan pengolahan dan permainan massa, gatra, ruang dan sebagainya, sehingga dengan pengolahan tersebut diharapkan kita dapat menciptakan kesan dan suasana nikmat, aman dan nyaman, dengan demikian dapat dikatakan bahwa suatu karya Arsitektur yang dirancang tersebut benar-benar berhasil. 

Dalam berkarya arsitektur yang baik kita hendaknya menampakkan kejujuran, kewajaran serta kebenaran, dan biarkanlah dengan kejujuran, kebenaran serta kewajaran tersebut terpancar suatu keindahan. 

Kita sebagai Arsitek mempunyai tugas untuk mengolah Arsitektur yang lengkap, lebih utuh dalam arti suatu total Architecture. Menciptakan Arsitektur adalah memanfaatkan dan mengangkat martabat alam, atau sering disebut dengan Arsitektur yang berwawasan lingkungan. Jadi dalam kita berarsitektur, kita harus menyesuaikan dengan keadaan sekitar kita agar apa yang akan kita buat nantinya tidak akan merusak keadaan sekitarnya, bahkan sebaliknya yaitu dengan memanfaatkan lingkungan disekitarnya untuk menghasilkan suatu karya arsitektur yang baik, sehingga karya Arsitektur yang kita buat akan lebih memperindah lingkungan yang telah ada. 

Hal itulah kiranya yang sering dilupakan oleh para Arsitek kita yang mungkin lupa dengan keadaan disekitar, sehingga hasil karya arsitektur yang dihasilkan sering kali merusak atau memperburuk keadaan tempat karya arsitektur itu berdiri. 

Mungkin ini dapat menjadi bahan renungan kita bersama demi tercapainya suatu karya Arsitektur yang lebih baik.

interior minimalis untuk kitchen Set


Dapur/Kitchen Set Modern & Minimalis

September 11, 2010 By: admin Category: Project Kami
Akhirnya selesai juga pesanan dapur klien kami,.. setelah 2 minggu mengerjakannya. Alhamdulillah sepertinya klien puas dengan kitchen set buatan kami. Alhamdulillah semua ukuran pas kami buat sesuai dengan desain interior  dapur-nya. Kitchen set dipesan kebetulan minta yang bertema minimalis, baik minimalis dari segi desain juga minimalis harganya. Persaingan custom made furniture, khususnya kitchen set dan mebel interior lainnya di Balikpapan saat ini memang agak ketat daripada tahun-tahun sebelumnya.
Saat awal waktu pemesanan seperti biasa kami membuat desain dapur minimalis terlebih dahulu supaya semua detail kitchen set diketahui dan disepakati oleh pemesan. Alhamdulillah ada Google Sketchup yang bisa meminimalisir terjadinya complain. Untuk mulai menggambar di Sketchup tentunya sebelumnya kami melakukan pengukuran langsung kitchen room, di rumah klien. Kadang dinding rumah memang tidak sama antara sisi bawah dan sisi atasnya sedangkan kitchen set akan kami buat di workshop kemudian langsung pasang dirumah klien.
Setelah harga deal, mulailah kami mendesain di Google Sketchup berdasarkan keinginan pemesan, ukuran yang ada dan melengkapinya dengan aksesoris yang akan kami gunakan. Biasanya dapur modern dan minimalis menggunakan handle stainless, lampu bias dibawah rak atas, menggunakan 1-2 warna HPL, kaca es pada beberapa pintu lemarinya, granit di top table rak bawah kitchen, ada juga exhaust dan kompor tanam.
Jadilah seperti ini… dan siap diajukan ke klien.
interior-dapur-minimalis
Gambar Desain Kitchen Set dari Google Sketchup
Setelah melalui beberapa revisi bila ada, pada file Google Sketchup interior kitchen set tadi kami langsung membuat gambar kerja lengkap dengan ukuran rinci untuk tukang. Mulailah mereka bekerja, para tukang pun senang karena gambar kerjanya sangat lengkap jadi tidak perlu banyak tanya ke bagian marketingnya, yang penting material sudah siap semua.
ukuran-kitchen-set
Gambar Kerja Kitchen Set untuk Tukang
Setelah terpasang jadilah seperti ini hasilnya, mohon maaf fotonya mungkin kurang begitu jelas karena diambil menggunakan HP :)
kitchen-minimalis
Pesanan Kitchen Set di Gg. Buntu, Balikpapan
<!–6390f002e29f4ae887c65c4e04132fd5–>

6 Cara Membuat Interior Minimalis

August 20, 2010 By: admin Category: Tips
Saat ini, penekanan interior minimalis bukan lagi pada warna dan arsitektur yg minimalis tapi juga pada bentuk, material yang digunakan dan kerapihan finishing. Dan, kadang merek juga jadi penentu. Berikut tips-tips yang bisa Anda jadikan referensi untuk mendesain interior Anda menjadi lebih minimalis.

1.       Memilih furniture,
Pilih furniture dengan model minimalis, simple dan clean dengan gaya desain interior minimalis modern. Pilih meja atau kursi dengan desain minimalis, sederhana, sedikit, atau tanpa ornament. Dengan ornament yang minim tersebut, dapat memudahkan perawatan dan ruangan terksesan lebih lega sehingga cocok bila diterapkan pada interior rumah minimalis. Desain furniture pula harus presisi dan tegas. Pastikan besarnya dimensi furniture sesuai dengan dimensi ruang anda, sehingga anda tetap mampu bergerak dengan leluasa dan jalur sirkulasi tidak tergnggu. Apabila memungkinkan anda bisa membuat furniture dengan desain khusus sehingga lebih sesuai dengan selera dan kebutuhan di dalam ruangan anda.

2.       Pemilihan warna dan Corak
Corak cat yang warna warni dan terlalu ramai serta corak bunga-bunga harus hati-hati digunakan dalam desain rumah minimalis, sebaiknya warna-warna tersebut tidak dominan, namun anda dapat menggunakannya sebagai aksen atau point of interest di salah satu sudut ruangan. Sebagai tips, anda dapat menggunakan tema warna untuk tiap-tiap ruangan. Misalnya kamar tidur dengan tema “romansa” anda bisa gunakan warna merah dan warna senada turunannya. ataupun anda ingin kesan tema “hangat” pada ruang makan atau ruang keluarga, anda bisa menggunakan warna-warna orange atau pastel.

3.       Permainan Lampu dan Bidang plafon
Hal ini juga sangat mendukung untuk mendramatisir suasana mood interior di rumah anda. Bisa anda kombinasikan permainan lampu dengan konsep warna-warna hangat atau dingin dengan sistem direct atau indirect lighting. Permainan bidang plafon bisa diterapkan dengan permainan maju mundur bidang plafon.

4.       Pemilihan Material
Penggunaan material yang tepat dapat mengentalkan konsep desain interior rumah minimalis yang ingin dihadirkan. Furniture kaca misalnya yang dipadu dengan aluminium atau besi tempa termasuk jenis furniture yang banyak digunakan. Selain bentuknya yang simpel, perawatannya pun relatif mudah dilakukan.

5.       Kitchen Set
Rasanya sudah tidak asing lagi kata ini, dan interior dapur yang minimalis juga menjadi salah satu kunci penentu interior Anda.

6.       Gorden
Gorden pun mampu mendukung kesan yang ingin ditampilkan dalam ruangan. Dengan jenis roman blind, misalnya yang bersifat ringan sekaligus mampu memberi kesan dinamis dalam ruangan yang minimalis.
Atau cara ke 7, hubungi kami hehehe
Disadur dari berbagai macam sumber